Internet
(kependekan dari interconnection-networking) secara harfiah adalah sistem
global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar
Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia.
Manakala Internet (huruf 'I' besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung
secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet
switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan
Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan
internetworking.
Sejarah
Internet
Internet
merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika
Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced
Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana
dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan
komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon.
Proyek
ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat
dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal
bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP
(Transmission Control Protocol/Internet Protocol).
Tujuan
awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu
Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem
jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah
vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk
menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat
mudah dihancurkan.
Pada
mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research
Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana
mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET
diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini
berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut
ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya.
Oleh
sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan
militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan
non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya
dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi
Internet.
Internet
Pada saat Ini
Internet
dijaga oleh perjanjian bilateral atau multilateral dan spesifikasi teknikal
(protokol yang menerangkan tentang perpindahan data antara rangkaian).
Protokol-protokol ini dibentuk berdasarkan perbincangan Internet Engineering
Task Force (IETF), yang terbuka kepada umum. Badan ini mengeluarkan dokumen
yang dikenali sebagai RFC (Request for Comments). Sebagian dari RFC dijadikan
Standar Internet (Internet Standard), oleh Badan Arsitektur Internet (Internet
Architecture Board - IAB). Protokol-protokol Internet yang sering digunakan
adalah seperti, IP, TCP, UDP, DNS, PPP, SLIP, ICMP, POP3, IMAP, SMTP, HTTP,
HTTPS, SSH, Telnet, FTP, LDAP, dan SSL.
Beberapa
layanan populer di Internet yang menggunakan protokol di atas, ialah
email/surat elektronik, Usenet, Newsgroup, berbagi berkas (File Sharing), WWW
(World Wide Web), Gopher, akses sesi (Session Access), WAIS, finger, IRC, MUD,
dan MUSH. Di antara semua ini, email/surat elektronik dan World Wide Web lebih
kerap digunakan, dan lebih banyak servis yang dibangun berdasarkannya, seperti
milis (Mailing List) dan Weblog. Internet memungkinkan adanya servis terkini
(Real-time service), seperti web radio, dan webcast, yang dapat diakses di
seluruh dunia. Selain itu melalui Internet dimungkinkan untuk berkomunikasi
secara langsung antara dua pengguna atau lebih melalui program pengirim pesan
instan seperti Camfrog, Pidgin (Gaim), Trilian, Kopete, Yahoo! Messenger, MSN
Messenger Windows Live Messenger, Twitter,Facebook dan lain sebagainya.
Beberapa
servis Internet populer yang berdasarkan sistem tertutup (Proprietary System),
adalah seperti IRC, ICQ, AIM, CDDB, dan Gnutella.
Budaya
Internet
Jumlah
pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya
Internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu, dan pandangan
dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencari seperti Google, pengguna di
seluruh dunia mempunyai akses Internet yang mudah atas bermacam-macam
informasi. Dibanding dengan buku dan perpustakaan, Internet melambangkan
penyebaran(decentralization) / pengetahuan (knowledge) informasi dan data
secara ekstrem.
Perkembangan
Internet juga telah memengaruhi perkembangan ekonomi. Berbagai transaksi jual
beli yang sebelumnya hanya bisa dilakukan dengan cara tatap muka (dan sebagian
sangat kecil melalui pos atau telepon), kini sangat mudah dan sering dilakukan
melalui Internet. Transaksi melalui Internet ini dikenal dengan nama
e-commerce.
Terkait
dengan pemerintahan, Internet juga memicu tumbuhnya transparansi pelaksanaan
pemerintahan melalui e-government seperti di kabupaten Sragen yang mana
ternyata berhasil memberikan peningkatan pemasukan daerah dengan memanfaatkan
Internet untuk transparansi pengelolaan dana masyarakat dan pemangkasan jalur
birokrasi, sehingga warga di daerah terebut sangat di untungkan demikian para
pegawai negeri sipil dapat pula di tingkatkan kesejahterannya karena pemasukan daerah
meningkat tajam.
Isu
moral dan undang-undang
Terdapat
kebimbangan masyarakat tentang Internet yang berpuncak pada beberapa bahan
kontroversi di dalamnya. Pelanggaran hak cipta, pornografi, pencurian
identitas, dan pernyataan kebencian (hate speech), adalah biasa dan sulit
dijaga. Hingga tahun 2007, Indonesia masih belum memiliki Cyberlaw, padahal
draft akademis RUU Cyberlaw sudah dibahas sejak tahun 2000 oleh Ditjen Postel
dan Deperindag. UU yang masih ada kaitannya dengan teknologi informasi dan telekomunikasi
adalah UU Telekomunikasi tahun 1999.
Internet
juga disalahkan oleh sebagian orang karena dianggap menjadi sebab kematian.
Brandon Vedas meninggal dunia akibat pemakaian narkotik yang melampaui batas
dengan semangat dari teman-teman chatting IRCnya. Shawn Woolley bunuh diri
karena ketagihan dengan permainan online, Everquest. Brandes ditikam bunuh, dan
dimakan oleh Armin Meiwes setelah menjawab iklan dalam Internet.
Akses
Internet
Negara
dengan akses Internet yang terbaik termasuk Korea Selatan (50% daripada
penduduknya mempunyai akses jalurlebar - Broadband), dan Swedia. Terdapat dua
bentuk akses Internet yang umum, yaitu dial-up, dan jalurlebar. Di Indonesia,
seperti negara berkembang dimana akses Internet dan penetrasi PC sudah cukup
tinggi dengan didukungnya Internet murah dan netbook murah, hanya saja di
Indonesia operator kurang adil dalam menentukan harga dan bahkan ada salah satu
operator yang sengaja membuat "jebakan" agar pengguna Internet
tersebut membayar lebih mahal. Lainnya sekitar 42% dari akses Internet melalui
fasilitas Public Internet Access seperti warnet , cybercafe, hotspot dll.
Tempat umum lainnya yang sering dipakai untuk akses Internet adalah di kampus
dan di kantor.
Disamping
menggunakan PC (Personal Computer), kita juga dapat mengakses Internet melalui
Handphone (HP) menggunakan fasilitas yang disebut GPRS (General Packet Radio
Service). GPRS merupakan salah satu standar komunikasi wireless (nirkabel) yang
memiliki kecepatan koneksi 115 kbps dan mendukung aplikasi yang lebih luas
(grafis dan multimedia). Teknologi GPRS dapat diakses yang mendukung fasilitas
tersebut. Pengaturan GPRS pada ponsel tergantung dari operator yang digunakan.
Biaya akses Internet dihitung melalui besarnya kapasitas (per-kilobyte) yang
diunduh.
Penggunaan
Internet di tempat umum
Internet
juga semakin banyak digunakan di tempat umum. Beberapa tempat umum yang
menyediakan layanan Internet termasuk perpustakaan, dan Internet cafe/warnet
(juga disebut Cyber Cafe). Terdapat juga tempat awam yang menyediakan pusat
akses Internet, seperti Internet Kiosk, Public access Terminal, dan Telepon
web.
Terdapat
juga toko-toko yang menyediakan akses wi-fi, seperti Wifi-cafe. Pengguna hanya
perlu membawa laptop (notebook), atau PDA, yang mempunyai kemampuan wifi untuk
mendapatkan akses Internet.
Situs
web (bahasa Inggris: web site) atau sering disingkat dengan istilah situs[1]
adalah sejumlah halaman web yang memiliki topik saling terkait, terkadang
disertai pula dengan berkas-berkas gambar, video, atau jenis-jenis berkas
lainnya.[2] Sebuah situs web biasanya ditempatkan setidaknya pada sebuah server
web yang dapat diakses melalui jaringan seperti internet, ataupun jaringan
wilayah lokal (LAN) melalui alamat internet yang dikenali sebagai URL. Gabungan
atas semua situs yang dapat diakses publik di internet disebut pula sebagai
Waring Wera Wanua atau lebih dikenal dengan singkatan WWW. Meskipun setidaknya
halaman beranda situs internet umumnya dapat diakses publik secara bebas, pada
prakteknya tidak semua situs memberikan kebebasan bagi publik untuk
mengaksesnya, beberapa situs web mewajibkan pengunjung untuk melakukan
pendaftaran sebagai anggota, atau bahkan meminta pembayaran untuk dapat menjadi
aggota untuk dapat mengakses isi yang terdapat dalam situs web tersebut,
misalnya situs-situs yang menampilkan pornografi, situs-situs berita, layanan
surel (e-mail), dan lain-lain. Pembatasan-pembatasan ini umumnya dilakukan
karena alasan keamanan, menghormati privasi, atau karena tujuan komersil
tertentu.
Sebuah
halaman web merupakan berkas yang ditulis sebagai berkas teks biasa (plain
text) yang diatur dan dikombinasikan sedemikian rupa dengan instruksi-instruksi
berbasis HTML, atau XHTML, kadang-kadang pula disisipi dengan sekelumit bahasa
skrip. Berkas tersebut kemudian diterjemahkan oleh peramban web dan ditampilkan
seperti layaknya sebuah halaman pada monitor komputer.
Halaman-halaman
web tersebut diakses oleh pengguna melalui protokol komunikasi jaringan yang
disebut sebagai HTTP, sebagai tambahan untuk meningkatkan aspek keamanan dan
aspek privasi yang lebih baik, situs web dapat pula mengimplementasikan
mekanisme pengaksesan melalui protokol HTTPS.
Sejarah
Penemu
situs web adalah Sir Timothy John ¨Tim¨ Berners-Lee, sedangkan situs web yang
tersambung dengan jaringan pertamakali muncul pada tahun 1991. Maksud dari Tim
ketika merancang situs web adalah untuk memudahkan tukar menukar dan
memperbarui informasi pada sesama peneliti di tempat ia bekerja. Pada tanggal
30 April 1993, CERN (tempat dimana Tim bekerja) mengumumkan bahwa WWW dapat
digunakan secara gratis oleh publik.
Sebuah
situs web bisa berupa hasil kerja dari perorangan atau individu, atau
menunjukkan kepemilikan dari suatu organisasi, perusahaan. biasanya pembahasan
dalam sebuah situs web merujuk pada sebuah ataupun beberapa topik khusus, atau
kepentingan tertentu. Sebuah situs web bisa berisi pranala yang menghubungkan
ke situs web lain, demkian pula dengan situs web lainnya. Hal ini terkadang
membuat perbedaan antara situs web yang dibuat oleh individu ataupun
perseorangan dengan situs web yang dibuat oleh organisasi bisnis menjadi tidak
begitu jelas.
Situs
web biasanya ditempatkan pada server web. Sebuah server web umumnya telah
dilengkapi dengan perangkat-perangkat lunak khusus untuk menangani pengaturan
nama ranah, serta menangani layanan atas protokol HTTP yang disebut sebagai
Server HTTP (bahasa Inggris: HTTP Server) seperti Apache HTTP Server, atau
Internet Information Services (IIS).
Situs
web statis
Situs
web statis merupakan situs web yang memiliki isi tidak dimaksudkan untuk
diperbarui secara berkala sehingga pengaturan ataupun pemutakhiran isi atas
situs web tersebut dilakukan secara manual. Ada tiga jenis perangkat utilitas
yang biasa digunakan dalam pengaturan situs web statis:
·
Editor
teks merupakan perangkat utilitas yang digunakan untuk menyunting berkas
halaman web, misalnya: Notepad atau TextEdit.
·
Editor
WYSIWYG, merupakan perangkat lunak utilitas penyunting halaman web yang
dilengkapi dengan antar muka grafis dalam perancangan serta pendisainannya,
berkas halaman web umumnya tidak disunting secara lengsung oleh pengguna
melainkan utilitas ini akan membuatnya secara otomatis berbasis dari laman
kerja yang dibuat oleh pengguna. perangkat lunak ini misalnya: Microsoft
Frontpage, Macromedia Dreamweaver.
·
Editor
berbasis templat, beberapa utilitas tertentu seperti Rapidweaver dan iWeb,
pengguna dapat dengan mudah membuat sebuah situs web tanpa harus mengetahui
bahasa HTML, melainkan menyunting halaman web seperti halnya halaman biasa,
pengguna dapat memilih templat yang akan digunakan oleh utilitas ini untuk
menyunting berkas yang dibuat pengguna dan menjadikannya halam web secara
otomatis.
Situs
web dinamis
Situs
web dinamis merupakan situs web yang secara spesifik didisain agar isi yang
terdapat dalam situs tersebut dapat diperbarui secara berkala dengan mudah.
Sesuai dengan namanya, isi yang terkadung dalam situs web ini umumnya akan
berubah setelah melewati satu periode tertentu. Situs berita adalah salah satu
contoh jenis situs yang umumnya mengimplementasikan situs web dinamis.
Tidak
seperti halnya situs web statis, pengimplementasian situs web dinamis umumnya
membutuhkan keberadaan infrastruktur yang lebih kompleks dibandingkan situs web
statis. Hal ini disebabkan karena pada situs web dinamis halaman web umumnya
baru akan dibuat saat ada pengguna yang mengaksesnya, berbeda dengan situs web
statis yang umumnya telah membentuk sejumlah halaman web saat diunggah di
server web sehingga saat pengguna mengaksesnya server web hanya tinggal
memberikan halaman tersebut tanpa perlu membuatnya terlebih dulu.
Struktur
berkas sebuah situs web dinamis umumnya berbeda dengan situs web statis,
berkas-berkas pada situs web statis umumnya merupakan sekumpulan berkas yang
membentuk sebuah situs web. Berbeda halnya dengan situs web dinamis,
berkas-berkas pada situs web dinamis umumnya merupakan sekumpulan berkas yang
membentuk perangkat lunak aplikasi web yang akan dijalankan oleh mesin
penerjemah server web, berfungsi memanajemen pembuatan halaman web saat halaman
tersebut diminta oleh pengguna.
- HTML
( HyperText Markup Language )
HyperText
Markup Language (HTML) adalah sebuah bahasa markah yang digunakan untuk membuat
sebuah halaman web, menampilkan berbagai informasi di dalam sebuah penjelajah
web Internet dan pemformatan hiperteks sederhana yang ditulis dalam berkas
format ASCII agar dapat menghasilkan tampilan wujud yang terintegerasi. Dengan
kata lain, berkas yang dibuat dalam perangkat lunak pengolah kata dan disimpan
dalam format ASCII normal sehingga menjadi halaman web dengan perintah-perintah
HTML. Bermula dari sebuah bahasa yang sebelumnya banyak digunakan di dunia
penerbitan dan percetakan yang disebut dengan SGML (Standard Generalized Markup
Language), HTML adalah sebuah standar yang digunakan secara luas untuk
menampilkan halaman web. HTML saat ini merupakan standar Internet yang
didefinisikan dan dikendalikan penggunaannya oleh World Wide Web Consortium
(W3C). HTML dibuat oleh kolaborasi Caillau TIM dengan Berners-lee Robert ketika
mereka bekerja di CERN pada tahun 1989 (CERN adalah lembaga penelitian fisika
energi tinggi di Jenewa).
Sejarah
Perkembangan
Tahun
1980, IBM memikirkan pembuatan suatu dokumen yang akan mengenali setiap elemen
dari dokumen dengan suatu tanda tertentu. IBM kemudian mengembangkan suatu
jenis bahasa yang menggabungkan teks dengan perintah-perintah pemformatan
dokumen. Bahasa ini dinamakan Markup Language, sebuah bahasa yang menggunakan
tanda-tanda sebagai basisnya. IBM menamakan sistemnya ini sebagai Generalized
Markup Language atau GML.
Tahun
1986, ISO menyatakan bahwa IBM memiliki suatu konsep tentang dokumen yang
sangat baik, dan kemudian mengeluarkan suatu publikasi (ISO 8879) yang
menyatakan markup language sebagai standar untuk pembuatan dokumen-dokumen. ISO
membuat bahasa ini dari GML milik IBM, tetapi memberinya nama lain, yaitu SGML
(Standard Generalized Markup Language). ISO dalam publikasinya meyakini bahwa
SGML akan sangat berguna untuk pemrosesan informasi teks dan sistem-sistem
perkantoran. Tetapi diluar perkiraan ISO, SGML dan terutama subset dari SGML,
yaitu HTML juga berguna untuk menjelajahi internet. Khususnya bagi mereka yang
menggunakan World Wide Web. Versi terakhir dari HTML saat ini adalah HTML5.
Sejarah
dari standar HTML
·
HTML
2.0 — (RFC 1866) disetujui sebagai standar 22 September 1995,
·
HTML
3.2 — 14 Januari 1996,
·
HTML
4.0 — 18 Desember 1997,
·
HTML
4.01 (minor fixes) — 24 Desember 1999,
·
ISO/IEC
15445:2000 ("ISO HTML", berdasar pada HTML 4.01 Strict) — 15 Mei
2000.
·
HTML
5 masih dalam draft pengerjaan — Januari 2008.
Kegunaan
·
Mengintegerasikan
gambar dengan tulisan.
·
Membuat
Pranala.
·
Mengintegerasikan
berkas suara dan rekaman gambar hidup.
·
Membuat
form interaktif.
HTML
dokumen tersebut mirip dengan dokumen tulisan biasa, hanya dalam dokumen ini
sebuah tulisan bisa memuat instruksi yang ditandai dengan kode atau lebih
dikenal dengan TAG tertentu. Sebagai contoh jika ingin membuat tulisan
ditampilkan menjadi tebal seperti: TAMPIL TEBAL, maka penulisannya dilakukan
dengan cara: <b>TAMPIL TEBAL</b>. Tanda <b> digunakan untuk
mengaktifkan instruksi cetak tebal, diikuti oleh tulisan yang ingin ditebalkan,
dan diakhiri dengan tanda </b> untuk menonaktifkan cetak tebal tersebut.
HTML lebih menekankan pada penggambaran komponen-komponen struktur dan format
di dalam halaman web daripada menentukan penampilannya. Sedangkan penjelajah
web digunakan untuk menginterpretasikan susunan halaman ke gaya built-in
penjelajah web dengan menggunakan jenis tulisan, tab, warna, garis, dan
perataan text yang dikehendaki ke komputer yang menampilkan halaman web. Salah
satu hal Penting tentang eksistensi HTML adalah tersedianya Lingua franca
(bahasa Komunikasi) antar komputer dengan kemampuan berbeda. Pengguna Macintosh
tidak dapat melihat tampilan yang sama sebagaimana tampilan yang terlihat dalam
pc berbasis Windows. Pengguna Microsoft Windows pun tidak akan dapat melihat
tampilan yang sama sebagaimana tampilan yang terlihat pada pengguna yang
menggunakan Produk-produk Sun Microsystems. namun demikian pengguna-pengguna
tersebut dapat melihat semua halaman web yang telah diformat dan berisi Grafika
dan Pranala.
Menyunting
format tulisan
HTML
memungkinkan seseorang untuk menyunting tampilan atau format berkas yang akan
dikirimkan melalui media daring. Beberapa hal yang dapat dilakukan dalam
menentukan format berkas adalah:
·
Menampilkan
suatu kelompok kata dalam beberapa ukuran yang dapat digunakan untuk judul,
heading dan sebagainya.
·
Menampilkan
tulisan dalam bentuk cetakan tebal
·
Menampilkan
sekelompok kata dalam bentuk miring
·
Menampilkan
naskah dalam bentuk huruf yang mirip dengan hasil ketikan mesin ketik
·
Mengubah-ubah
ukuran tulisan untuk suatu karakter tertentu.
Markah/Tanda
Secara
garis besar, terdapat 4 jenis elemen dari HTML:
·
Struktural.
Tanda yang menentukan level atau tingkatan dari sebuah tulisan (contoh,
<h1>Golf</h1> akan memerintahkan peramban untuk menampilkan
"Golf" sebagai tulisan tebal besar yang menunjukkan sebagai Heading 1
·
Presentasional.
Tanda yang menentukan tampilan dari sebuah tulisan tidak peduli dengan level
dari tulisan tersebut (contoh, <b>boldface</b> akan menampilkan bold.
Tanda presentasional saat ini sudah mulai digantikan oleh CSS dan tidak
direkomendasikan untuk mengatur tampilan tulisan,
·
Hiperteks.
Tanda yang menunjukkan pranala ke bagian dari dokumen tersebut atau pranala ke
dokumen lain (contoh, <a href="http://www.wikipedia.org/">Wikipedia</a>
akan menampilkan Wikipedia sebagai sebuah hyperlink ke URL tertentu),
·
Elemen
widget yang membuat objek-objek lain seperti tombol (<button>), list
(<li>), dan garis horizontal (<hr>). Konsep hypertext pada HTML
memungkinkan pembuatan link pada suatu kelompok kata atau frasa untuk menuju ke
bagian manapun dalam World Wide Web,
Ada tiga
macam pranala (link) yang dapat digunakan :
·
Pranala
menuju bagian lain dari page.
·
Pranala
menuju page lain dalam satu web site.
·
Pranala
menuju resource atau web site yang berbeda.[4]
Selain
markup presentasional , markup yang lain tidak menentukan bagaimana tampilan
dari sebuah tulisan. Namun untuk saat ini, penggunaan tag HTML untuk menentukan
tampilan telah dianjurkan untuk mulai ditinggalkan, dan sebagai gantinya
digunakan Cascading Style Sheets.
Contoh dokumen HTML sederhana :
<!DOCTYPE
html>
<html>
<head bgcolor=black text=white>
<title>'''Selamat Datang'''
HTML</title>
</head>
<body>
<p>Nama saya Adrianus!</p>
</body>
</html>
Head
Dokumen
HTML diapit oleh tag <HEAD></HEAD>. Di dalam bagian ini biasanya
dimuat tag TITLE yang menampilkan judul halaman pada titlenya browser. Selain
itu Bookmark juga menggunakan tag TITLE untuk memberi mark suatu web site.
Browser menyimpan “title” sebagai bookmark dan juga untuk keperluan pencarian
(searching) biasanya title digunakan sebagai keyword. Header juga memuat tag
META yang biasanya digunakan untuk menentukan informasi tertentu mengenai
document HTML. Anda bisa menentukan author name, keywords, dan lainnya pada tag
META.
Contoh: <meta name="author" content="ubuntu-online">
Elemen
Body
Bagian
BODY, yang dinyatakan dengan tag <BODY>…</BODY>, merupakan tubuh
atau isi dari dokumen HTML dimana anda meletakan informasi yang akan
ditampilkan pada browser.
Tag
HTML
tidak membedakan penggunaan huruf besar ataupun huruf kecil dari suatu elemen.
Suatu elemen HTML terdiri dari tag-tag beserta teks yang ada dalam tag-tag
tersebut. Tag ini dinyatakan dengan tanda lebih kecil (<) dan tanda lebih
besar (>).
Tag
biasanya merupakan suatu pasangan yang disebut dengan :
·
Tag
awal, dinyatakan dalam bentuk <nama tag>
·
Tag
akhir, dinyatakan dalam bentuk </nama tag>
Formatnya:
<nama tag> teks yang ditampilkan </nama tag>.
Contoh :
untuk menampilkan teks dalam format teks miring Teks ini terlihat miring di
browser anda dengan perintah HTML <i>Teks ini terlihat miring di browser
Anda</i>
Atribut
Tag awal
bisa memiliki beberapa buah atribut yang menyatakan karakteristik dari tag
tersebut. Misalnya, <P ALIGN=”left”> digunakan untuk membuat rata kiri
suatu paragraf. Tag yang digunakan adalah <P> dan atribut yang
menyertainya adalah ALIGN dengan nilai left. Nilai atribut ALIGN hanya bisa berupa
center, left, right atau justify.
- PHP:
(Hypertext Preprocessor)
PHP: (Hypertext
Preprocessor) adalah bahasa skrip yang dapat ditanamkan atau disisipkan ke
dalam HTML PHP banyak dipakai untuk memrogram situs web dinamis. PHP dapat
digunakan untuk membangun sebuah CMS.
Sejarah
PHP
Pada
awalnya PHP merupakan kependekan dari Personal Home Page (Situs personal). PHP
pertama kali dibuat oleh Rasmus Lerdorf pada tahun 1995. Pada waktu itu PHP
masih bernama Form Interpreted (FI), yang wujudnya berupa sekumpulan skrip yang
digunakan untuk mengolah data formulir dari web.
Selanjutnya
Rasmus merilis kode sumber tersebut untuk umum dan menamakannya PHP/FI. Dengan
perilisan kode sumber ini menjadi sumber terbuka, maka banyak pemrogram yang
tertarik untuk ikut mengembangkan PHP.
Pada
November 1997, dirilis PHP/FI 2.0. Pada rilis ini, interpreter PHP sudah
diimplementasikan dalam program C. Dalam rilis ini disertakan juga modul-modul
ekstensi yang meningkatkan kemampuan PHP/FI secara signifikan.
Pada
tahun 1997, sebuah perusahaan bernama Zend menulis ulang interpreter PHP
menjadi lebih bersih, lebih baik, dan lebih cepat. Kemudian pada Juni 1998,
perusahaan tersebut merilis interpreter baru untuk PHP dan meresmikan rilis
tersebut sebagai PHP 3.0 dan singkatan PHP diubah menjadi akronim berulang PHP:
Hypertext Preprocessing.
Pada
pertengahan tahun 1999, Zend merilis interpreter PHP baru dan rilis tersebut
dikenal dengan PHP 4.0. PHP 4.0 adalah versi PHP yang paling banyak dipakai
pada awal abad ke-21. Versi ini banyak dipakai disebabkan kemampuannya untuk
membangun aplikasi web kompleks tetapi tetap memiliki kecepatan dan stabilitas
yang tinggi.
Pada
Juni 2004, Zend merilis PHP 5.0. Dalam versi ini, inti dari interpreter PHP
mengalami perubahan besar. Versi ini juga memasukkan model pemrograman berorientasi
objek ke dalam PHP untuk menjawab perkembangan bahasa pemrograman ke arah
paradigma berorientasi objek.
Kelebihan
PHP Dari Bahasa Pemrograman Lain
Beberapa
kelebihan PHP dari bahasa pemrograman web, antara lain:
1.
Bahasa
pemrograman PHP adalah sebuah bahasa script yang tidak melakukan sebuah
kompilasi dalam penggunaanya.'
2.
Web
Server yang mendukung PHP dapat ditemukan dimana - mana dari mulai apache, IIS,
Lighttpd, hingga Xitami dengan konfigurasi yang relatif mudah.'
3.
Dalam
sisi pengembangan lebih mudah, karena banyaknya milis - milis dan developer
yang siap membantu dalam pengembangan.'
4.
Dalam
sisi pemahamanan, PHP adalah bahasa scripting yang paling mudah karena memiliki
referensi yang banyak.'
5.
PHP
adalah bahasa open source yang dapat digunakan di berbagai mesin (Linux, Unix,
Macintosh, Windows) dan dapat dijalankan secara runtime melalui console serta
juga dapat menjalankan perintah-perintah system.'
Tipe
data
PHP
memiliki 8 (delapan) tipe data yaitu :
Integer
, Double , Boolean , String ,Object , Array , Null , Nill & Resource
Source : Wikipedia.org